Dalil Wakaf Menurut Al-qur'an


"Sama halnya dengan amalan – amalan baik yang sunnah maupun yang wajib lainya, tentunya mempunyai dasar hukum atau dalil yang ada, baik dalam Al – Qur’an atau dalam dalil – dalil. Dalam hal ini juga wakaf mempunyai dasar hukum dan dalil yang ada dalam Al – Qur’an dan as – sunnah."

Secara umum tidak ada yang menjelaskan secara jelas oleh sebab itu wakaf termasuk infaq fi sabilillah, Terus dasar yang di gunakan para ulama apa ? nah yang menjadi dasar para ulama yang menerangkan tentang wakaf adalah pada keumuman ayat dalam Al – Qur’an tentang infaq fi sabilillah.
Q.S Al – Baqarah (2) : 267

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْفِقُوْا مِنْ طَيِّبٰتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّآ اَخْرَجْنَا لَكُمْ مِّنَ الْاَرْضِ ۗ وَلَا تَيَمَّمُوا الْخَبِيْثَ مِنْهُ

تُنْفِقُوْنَ وَلَسْتُمْ بِاٰخِذِيْهِ اِلَّآ اَنْ تُغْمِضُوْا فِيْهِ ۗ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ حَمِيْدٌ

Artinya:

“ Hai orang – orang yang beriman ! nafkahkanlah ( di jalan Allah ) sebagian dari hasil usaha kamu yang baik – baik, dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. janganlah kamu memilih yang buruk untuk kamu keluarkan, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata (enggan) terhadapnya. Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya, Maha Terpurji” ( Q.S Al Baqarah (2) : 267 )

Q.S Ali Imran (3) : 92

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتّٰى تُنْفِقُوْا مِمَّا تُحِبُّوْنَ ۗوَمَا تُنْفِقُوْا مِنْ شَيْءٍ فَاِنَّ اللّٰهَ بِهٖ عَلِيْمٌ

Artinya:

“ Kamu sekali – kali tidak sampai kepada kebajikan ( yang sempurna ) sebelum kamu menafkahkan sebagian dari apa yang kamu cintai. Dan apapun yang kamu infakan, tentang hal itu sungguh, Allah Maha Mengetahui. “ ( Q.S Ali Imran (3) : 92 )

Q.S Al – Baqarah (2) : 261

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

Artinya:

“ Perumpamaan ( nafkah yang di keluarkan oleh ) orang – orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir. Pada tiap – tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan ( ganjaran ) bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas ( Karunia – Nya ) lagi Maha Mengetahui” ( Q.S Al – Baqarah (2) : 261 )

Dari ayat – ayat di atas tersebut tidak terdapat jelas tentang perintah dari wakaf, hanya saja menjelaskan tentang anjuran untuk menginfakan harta yang diperoleh untuk mendapat kebaikan dan pahala dari Allah SWT.

Dalil Wakaf Menurut Hadist


"Hadis yang paling mendasari tentang dalil wakaf adalah kisah yang menceritakan tentang kisah Umar bin Khattab saat ketika memperoleh tanah di Khaibar. Dijelaskan ketika itu Umar bin Khattab meminta petunjuk dari Nabi Muhammad. Untuk hadis lengkapnya sebagai berikut."

“Umar memperoleh tanah di Khaibar, lalu diat bertanya kepada Nabi dengan berkata : Wahai Rosulullah, saya telah memperoleh tanah di Khaibar yang nilainya tinggi dan tidak pernah saya peroleh yang lebih tinggi nilainya dari padanya. Apa yang baginda perintahkan kepada saya untuk melakukanya? Sabda Rosulullah : “ kalau kamu mau, tanah sumbernya dan sedekahkan maanfaat atau faedahnya,” lalu umar menyedekahkan kepada fakir miskin, untuk keluarga, kemerdekaan budak, berperang di jalan Allah, orang musafir dan para tamu. Bagaimana ia boleh digunakan dengan cara yang sesuai oleh pihak yang mengurusnya, seperti memakan atau memberi makan kawan tapa menjadikannya sebagai sumber pendapatan”

"Namun hadis yang populer di umat muslim adalah yang di riwayatkan oleh Imam Muslim tentang mal yang tidak akan pernah terputus. Dari abu Hurairah Nas hadis tersebut adalah :"

“ Apabila seorang manusia itu meninggal dunia, maka terputuslaah amal peerbuatan kecuali 3 hal yaitu sedekah jariyah ( wakaf ), ilmu pengetahuan yang bermanfaat, dan anak sholeh yang selalu mendoakan”

Tentang YARICI

Yayasan Rhoma Irama Center Indonesia

Jalan Tole Iskandar No. 41, Kota Depok, Jawa Barat

www.rhomacenter.com, email : rhomacenter@gmail.com

Legalitas
  • Akte Notaris   :   JAUHAR ARIFIN,SH No.23 Tgl. 12 Agustus 2020
  • SK Menteri Hukum & HAM RI   :  No.AHU-0013678.AH.01.04. Tahun 2020
  • NPWP   :  No. 95.867.860.9-412.000
  • NIB   :  0222000901459

Layanan Kami

Bidang Sosial

Mengadakan santunan kepada anak yatim sekali setiap bulannya.
Memberikan beasiswa kepada anak yatim.
Memberikan santunan kepada fakir miskin, anak jalanan, tuna wisma & janda lansia
Memberikan bantuan kepada korban bencana alam
Penyuluhan kesehatan kepada masyarakat

Bidang Sumber Daya Manusia & Pendidikan

Mendirikan sarana pendidikan SMP, SLTA dan Perguruan tinggi
Mengadakan kursus-kursus keterampilan, Bimbel dan privat (Musik, Komputer, Menjahit, dll.).
Mengadakan sarana sosial.
Mengadakan seminar-seminar tentang pendidikan dan kewirausahaan.

Bidang Keagamaan

Melaksanakan Peringatan Hari-hari Besar Islam.
Menerima dan menyalurkan zakat, infaq, dan shodaqoh.
Mengadakan program Wakaf Tunai Untuk Pembelian Lahan

Bidang Kehumasan

Menjalin kerjasama dengan seluruh lapisan masyarakat
Menjalin kerjasama dengan lembaga sosial milik pemerintah
Menjalin kerjasama program dengan instansi pemerintahan terkait.
Mengadakan Studi Banding kepada lembaga sosial yang telah berhasil

Bidang Ekonomi

Mendirikan Koperasi Konsumen Mendirikan usaha di Bidang Pertanian dan Perikanan
Membangun kerjasama ekonomi masyarakat.

Foto Kegiatan